Top Social

Featured Posts Slider

Image Slider

Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
4/28/2020

Perbedaan Thermogun Klinik dan Industri

Jual Jual Produk Thermo Gun Merk Terbaik - Harga Terbaru 2020 ...

Bukan hanya masker yang harganya melambung tinggi, sekarang termometer juga mulai meroket terutama Thermogun. Sejak virus corona mewabah di China, kemudian menyebar ke hampir seluruh dunia, termasuk Indonesia, harga masker mengalami kenaikan yang signifikan.

Kini, termometer juga ikut-ikutan diburu masyarakat dan harganya mulai mengalami kenaikan. Di situs belanja online Shopee, misalnya, termometer infrared dibandrol dengan harga mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 400 ribu, tergantung jenis termometernya.

Orang-orang mulai memburu termometer infrared (Thermogun) untuk mengukur suhu tubuh. Ini tak lain karena salah satu gejala COVID-19 adalah demam, atau suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius.

Namun, tidak semua termometer yang dijual di situs belanja online bisa digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Karena ada juga termometer infrared yang digunakan untuk kebutuhan industri.



Perbedaan termometer industri dan klinik


Termometer infrared (Thermogun) adalah alat untuk mengukur suhu tanpa menyentuh objek atau benda yang akan diukur suhunya. Termometer jenis ini dibuat menggunakan teknologi energi infra merah yang mampu mendeteksi temperatur secara optik selama objek diamati. Radiasi energi sinar inframerah yang dipancarkan objek akan diukur dan disajikan sebagai suhu.

Thermometer Digital, thermogun, thermometer forehead,Non-contact ...

Secara sederhana, termometer terbagi menjadi dua, yakni termometer industri dan termometer klinik. 

Termometer industri biasanya digunakan untuk mengukur suhu benda atau alat-alat manufaktur, seperti panas air, mesin, AC atau pendingin ruangan, kolam renang, trafo, dan lain-lain. Tujuannya untuk memonitor suhu material cair guna menjaga kualitas pada proses manufaktur. 

Sedangkan termometer klinik digunakan untuk keperluan medis, salah satunya mengukur suhu tubuh makhluk hidup atau pasien yang sedang menjalani perawatan. 

Kendati prinsipnya sama-sama mengukur suhu, ada perbedaan yang cukup signifikan, terutama dalam range termometer dan tingkat keakuratannya.

ODP Corona Solo Melonjak Tajam Jadi 2.795 Orang, Ini Penyebabnya

Tingkat akurasi termometer industri berkisar 1,5 derajat Celcius. Sedangkan akurasi termometer klinik punya tingkat yang lebih tinggi, hingga 0,2 derajat Celcius. 

Selain itu, range suhu antara termometer industri dan klinik juga berbeda. Jika termometer klinik bisa membaca suhu antara 32 hingga 42 derajat Celcius, termometer industri membaca suhu mulai dari -50 derajat Celcius hingga 380 derajat Celcius

Hal inilah yang membuat termometer industri kurang akurat, jika dipakai untuk mengukur suhu tubuh saat virus corona tengah merebak. Sebab, termometer klinik memiliki range yang lebih kecil, di mana hal ini bisa lebih menjamin tingkat keakuratannya. 

Termometer klinik itu jangkauan pengukuran untuk mengukur suhu tubuh sekitar 32-42,5 derajat Celcius, karena suhu normal dewasa kan 36,1 - 37,2 derajat Celcius. Kalau pakai yang akurasinya rendah (termometer industri) nanti salah, orang sehat dikira demam”

Lalu bagaimana cara membedakan termometer klinik dan industri?

Setiap kemasan termometer biasanya menyertakan keterangan. Konsumen bisa membaca keterangan terlebih dahulu sebelum membeli produk termometer.

Termometer industri biasanya punya range pengukuran suhu yang lebih tinggi ketimbang termometer klinik. Dalam kemasan juga dicantumkan tingkat akurasi termometer. Begitupun dengan jarak pengukuran yang bisa dijangkau termometer.

“Konsumen harus teliti karena bisa dilihat dari kemasan, buku petunjuk penggunaan, dan data spesifikasinya atau jangkauan pengukuran,”
3/01/2016

Facebook, WhatsApp, dan Twitter Terancam Diblokir Pemerintah Indonesia


Perusahaan penyedia konten aplikasi populer atau over the top (OTT) seperti Facebook, WhatsApp, Netflix dan Twitter terancam diblokir di Indonesia.

Menurut beberapa sumber portal berita alasannya karena "Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Bambang Heru Tjahjono mengatakan kementeriannya meminta semua penyedia layanan OTT berbadan hukum bentuk usaha tetap (BUT)"

"Seperti apa yang disampaikan oleh Pak Menteri bahwa mereka diminta kerja samanya untuk bisa berbadan hukum Indonesia, baik melalui joint venture maupun kerja sama dengan operator telkom," ucapnya melalui pesan pendek kepada Portal Berita Antara News, Jumat, 26 Februari 2016.

Peraturan tersebut diharapkan dapat memberikan pemasukan kepada negara dari pemain asing yang selama ini bebas beroperasi.

Selain itu, Bambang berharap pemain OTT melakukan sensor mandiri terhadap konten-konten bermuatan negatif, seperti pornografi dan terorisme.

"Di mana mereka bisa bayar pajak dan memenuhi aturan perundang-undangan, khususnya tentang norma konten di Indonesia," ujarnya.

Saat ditanya kapan peraturan tersebut akan mulai diberlakukan, Bambang menyebutkan masih dalam transisi. Dia juga menuturkan Kementerian akan memberdayakan pemain OTT lokal.

"Ya, memang ada masa transisi, tapi belum ditentukan berapa lama. Juga kita perlu berdayakan teman-teman OTT lokal," kata Bambang.

Jadi Intinya mereka tidak diblokir, melainkan mereka disuruh untuk membuka Cabang Perusahaan di Indonesia untuk memenuhi syarat dan ketentuan perundangan yang ada di Indonesia.
2/09/2016

Sekarang Instagram bisa Multi-Akun

Sumber Gambar : Kompas.com

Seperti berita kapan lalu, bahwa Instagram akan update fitur multi-akun yang bisa banyak akun dalam 1 aplikasi seperti twitter, dan google+. Seperti berita pada TheVerge dan Kompas Bahwa Instagram menjajal fitur ini beberapa bulan lalu dan merilis fitur ini pada hari ini. ya, ini dari instagram langsung yang merilis fitur ini, tidak menggunakan aplikasi MOD, atau clone yang biasa digunakan banyak orang, sekarang semua orang bisa menggunakan banyak akun dalam satu aplikasi dan dalam satu device, anda bisa mempergunakan fitur ini untuk bisnis anda, seperti online-shop, atau akun komunitas atau yang lainnya.

Untuk add account, caranya cukup mudah dengan cara "masuk ke menu pengaturan atau masuk ke profil dan menyentuh tiga titik yang berada di sisi kanan atas halaman Instagram."

Selanjutnya scroll hingga ke bagian paling bawah. Anda akan menemukan ada tambahan menu Add Account terselip antara pilihan Clear Search History dan Log Out.

Cukup pilih Add Account serta masuk ke akun Instagram lain milik Anda. Kemudian, kedua akun tersebut akan sama-sama terbuka dan untuk berpindah cukup dengan mengaksesnya melalui menu profil.

ya fitur ini cukup berguna untuk banyak orang karena, Fitur ini membuat para admin Instagram untuk perusahaan atau brand tertentu bisa dengan mudah berpindah dari akun pribadi ke akun resmi yang mereka kelola.
1/16/2016

Tahu Tes UKBI??


UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia), sebagaimana TOEFL, juga merupakan jenis tes kemahiran berbahasa (language proficiency test), dalam hal ini bahasa Indonesia. Berbeda dari tes pencapaian (achievement test), tes kemahiran berbahasa mengacu pada kriteria situasi penggunaan bahasa yang dialami atau dihadapi oleh peserta uji, sedangkan tes pencapaian merupakan sebuah tes untuk mengukur hasil belajar (misalnya Ujian Nasional).

Dengan kata lain, UKBI menguji keterampilan berbahasa Indonesia seseorang secara alamiah. Seberapa sering orang tersebut melakukan praktik berbahasa Indonesia, seperti mendengarkan dan berbicara dalam berbagai situasi kebahasaan, membaca berbagai bacaan berbahasa Indonesia, serta menulis berbagai jenis teks dalam bahasa Indonesia, akan menentukan kemahirannya dalam berbahasa Indonesia melalui tinggi rendahnya skor UKBI yang dicapainya.

Pengembangan UKBI 

Gagasan pengembangan UKBI telah dimulai sejak 1980-an, yaitu saat pelaksanaan Kongres Bahasa Indonesia IV pada 1983 dan Kongres Bahasa Indonesia V tahun 1988. Pada saat itu tercetus beberapa pendapat yang mempertanyakan mengapa orang-orang Indonesia yang akan melanjutkan studi atau akan bekerja ke luar negeri harus lolos TOEFL dengan skor tertentu. Sementara, orang asing yang belajar atau bekerja di Indonesia tidak perlu melalui serangkaian tes bahasa Indonesia.

Oleh karena itu, pada 1990-an, Pusat Bahasa (saat ini bernama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa) mulai menyusun dan membakukan UKBI sebagai sarana pengukur kemahiran berbahasa Indonesia. Pembakuan UKBI itu sendiri berawal pada 2003, terutama setelah UKBI mendapatkan SK Mendiknas Nomor 152/U/2003.

Pada 2004, UKBI telah terdaftar dengan hak cipta Nomor 023993 dan Nomor 023994, 8 Januari 2004 dari Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia. Di tahun itu juga, UKBI berbasis komputer juga telah dikembangkan sebagai sarana pengujian melengkapi UKBI berbasis kertas dan pensil. Selanjutnya, dua tahun kemudian, UKBI diluncurkan secara resmi oleh Mendiknas dan pada 2007 dikembangkan UKBI berbasis jaringan (UKBI daring/on line).

UKBI juga telah masuk dalam amanat Undang-Undang Nomor 24 tahun 2009, tentang Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa. Materi tes UKBI terdiri atas lima seksi, yaitu empat seksi menguji keterampilan berbahasa, serta satu seksi menguji kaidah dan pemahaman tata bahasa Indonesia.

Seksi pertama, yaitu Mendengarkan, bertujuan menguji keterampilan seseorang dalam memahami dengaran. Seksi kedua, yaitu Merespons Kaidah, bertujuan menguji pemahaman kaidah dan tata bahasa Indonesia. Seksi ketiga, yaitu Membaca, bertujuan menguji keterampilan seseorang dalam memahami bacaan.

Berbeda dengan seksi pertama hingga ketiga, yang semua soalnya berbentuk pilihan ganda, seksi keempat atau Menulis terdiri dari satu soal berupa gambar yang dapat disertai dengan data-data tertentu berbentuk grafik atau tabel. Seksi ini bertujuan menguji keterampilan menulis peserta uji dengan cara memahami dan menyajikan pendapatnya terkait gambar tersebut dalam wacana tulis.

Terakhir, seksi kelima, yaitu Berbicara, juga hanya terdiri atas satu soal yang berupa gambar yang dapat disertai dengan data berupa grafik atau tabel. Seksi ini bertujuan menguji keterampilan berbicara dengan cara meminta peserta uji memahami soal dan menyajikan pendapatnya tentang soal tersebut dalam bentuk wacana lisan.

Peserta tes yang telah menyelesaikan UKBI akan mendapatkan sertifikat. Di dalam sertifikat ini tertera hasil UKBI yang telah dicapainya, baik tiap seksi maupun secara keseluruhan.

Adapun hasil UKBI secara keseluruhan terbagi menjadi tujuh peringkat (predikat), yaitu peringkat I (Istimewa), peringkat II (Sangat Unggul), peringkat III (Unggul), peringkat IV (Madya), peringkat V (Semenjana), peringkat VI (Marginal), dan peringkat VII (Terbatas). Setiap peringkat tersebut berada pada rentang skor tertentu, yaitu dari 0-900, dan setiap rentang skor mengandung interpretasi kemampuan si peserta uji.

UKBI dapat diikuti oleh seluruh penutur bahasa Indonesia, baik orang Indonesia maupun orang asing. Hingga saat ini, UKBI telah diikuti oleh berbagai profesi, baik kependidikan maupun non-kependidikan.

Sejak 2001 hingga tahun 2012 tercatat peserta tes UKBI di seluruh Indonesia telah mencapai 22.255 orang dari berbagai profesi, seperti guru, dosen, mahasiswa dan siswa, wartawan, editor, staf kedutaan negara-negara asing, dan karyawan bank asing. Namun, jumlah itu sesungguhnya masih sangat kecil. Jika dibandingkan dengan jumlah guru bahasa Indonesia di seluruh Indonesia saja, misalnya, jumlah itu bahkan belum sampai setengahnya.

Kepentingan khusus 

Keikutsertaan masyarakat dalam memanfaatkan UKBI yang memang masih rendah itu tentu berkaitan dengan banyak hal. Di samping mungkin merasa tidak perlu, mengingat bahasa Indonesia sudah menjadi bahasa resmi yang dituturkan sehari-hari, masyarakat juga mungkin merasa tidak diwajibkan.

Namun, bahasa Indonesia bagi orang Indonesia pada umumnya bukanlah bahasa pertama. Bahasa pertama (bahasa ibu) kita sebagai orang Indonesia pada umumnya adalah bahasa daerah, sedangkan bahasa Indonesia merupakan bahasa kedua. Oleh karena itu, sebenarnya UKBI sangat perlu untuk diikuti oleh orang Indonesia sekalipun.

Lebih dari itu, sesungguhnya, sangat jelas bahwa tes kemahiran berbahasa semacam UKBI ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan khusus. Misalnya, dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru, seleksi penerimaan pegawai profesi tertentu, bahkan seleksi penerimaan pegawai negeri sipil (PNS). Mahasiswa tentu tidak lepas dari tugas-tugas berupa makalah, juga menyusun skripsi, tesis, atau disertasi pada akhir masa studinya nanti. Semua itu akan mereka tulis dalam bahasa Indonesia.

Sementara itu, pegawai profesi tertentu, seperti wartawan, editor, penerjemah, dan karyawan asing dalam kesehariannya tentu dituntut untuk menyelesaikan tugas-tugasnya dalam bahasa Indonesia. Khusus untuk wartawan, editor, dan penerjemah, keahlian mereka menulis dalam bahasa Indonesia mutlak sangat penting. Bagi karyawan asing yang bekerja di Indonesia, bahkan tak hanya menulis, berbicara pun mereka perlu menggunakan bahasa Indonesia.

Lalu, bagaimana dengan PNS? Pegawai yang satu ini merupakan pegawai pemerintah. Cinta bahasa Indonesia sudah tentu harus mereka tanamkan dan wujudkan dalam keseharian, terutama dalam forum-forum resmi yang mereka ikuti.

Oleh sebab itu, tak ada salahnya jika UKBI juga mereka ikuti pada saat seleksi penerimaan pegawai. Apalagi, pegawai pemerintah yang merupakan seorang guru atau dosen, yang sehari-hari pasti menyampaikan materi, baik lisan maupun tulis, dalam bahasa Indonesia, kepada para siswa atau mahasiswanya. Nah, sudah jelas bukan manfaat dan pentingnya UKBI? Jadi, tunggu apalagi? Ayo, ikut UKBI!